Motivasi Dalam Berbisnis



Ok sahabat, dibawah ini saya akan memberikan sedikit referensi buat sahabat semua, tentang "bagamana solusi dan motivasi dalam berbisnis". 
Baiklah semoga bermanfaat.








KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarkatuh.

Rasa syukur yang dalam kami panjatkan ke hadirat Allah S.W.T,  karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat kami selesaikan nsya-Allah sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini kami membahas tentang “MOTIVASI DALAM BISNIS”, yang dimana masyarakat membutuhkan motivasi untuk mulai suatu bisnis atau suatu usaha.

Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman masalah tentang persepsi orang pada umumnya tentang modal yang paling awal adalah uang. Anggapan semacam ini, hendaklah anda buang jauh-jauh jika anda ingin melajutkan rancangan bisnis atau usaha anda ingin tetap dilanjutkan meskipun modal anda kecil.

Karena, apakah anda sudah menyadarinya bahwasanya “uang yang anda harapkan berada di genggaman anda, sebelumnya seharusny anda bergerak untuk meraihnya!” jadi gerakan untuk meraih inilah yang sebaiknya anda lakukan dan fikirlah bukan ada atau tidaknya uang yang ada di genggaman anda. Dengan demikian sudah jelas bahwa modal awal anda adalah diri anda sendiri.

Demikian makalah ini kami buat semoga bermanfaat,
Terimakasih

            Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarkatuh.



Mataram, 15 Desember 2014


DAFTAR ISI


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Orang pada umumnya tentang modal yang paling awal adalah uang. Anggapan semacam ini, hendaklah anda buang jauh-jauh jika anda ingin melajutkan rancangan bisnis atau usaha anda ingin tetap dilanjutkan meskipun modal anda kecil.
Karena, apakah anda sudah menyadarinya bahwasanya “uang yang anda harapkan berada di genggaman anda, sebelumnya seharusny anda bergerak untuk meraihnya!” jadi gerakan untuk meraih inilah yang sebaiknya anda lakukan dan fikirlah bukan ada atau tidaknya uang yang ada di genggaman anda. Dengan demikian sudah jelas bahwa modal awal anda adalah diri anda sendiri.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah memulai suatu usaha itu harus memerlukan modal besar?
2.      Apa kunci sukses memulai suatu usaha atau bisnis?
3.      Bagaimana cara mengembangkan suatu usaha?
C.    Tujuan dan Manfaaat
1.      Tujuan
Untuk memotivasi para pemula usaha agar tidak takut atau ragu untuk memulai sebuah usaha walaupun memiliki modal yang kecil, karna modal awal anda adalah diri anda sendiri bukan dari seberapa uang yang berada di genggaman anda.  Meskipun modal anda besar tetapi jika kepercayaan diri anda kurang untuk memulainya,  maka usaha yang anda rencanakan tidak akan bisa jalan.
2.      Manfaat
1.      Sebagai motivasi untuk para calon usahawan yang ingin memulai usahanya.
2.      Sebagai referensi untuk bagaimana mengelola sebuah usaha.
BAB II
PEMBAHASAN
1.      Nasib Anda di Tangan Anda

       Cita-cita itu hanya akan tetap menjadi mimpi  jika anda tidak pernah merealisasikannya, semua keinginan itu harus disertai dengan semangat yang kuat buanglah sikap masa bodoh dan bermalas-malasan serta bersmangatlah dari sini anda akan tergugah untuk melakukan sesuatu.

       Langkah pertama untuk memulai perubahan adalah menyadari bahwa perubahan itu ada di tangan kita sendiri. Dalam agama dikatakan, “Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha merubahnya sendiri.” Maka untuk bisa berubah kita harus bergantung pada diri kita sendiri.Perubahan nasib tidak akan datang dari pergantian pemerintahan. Perubahan itu harus kita lakukan sendiri. Karena nasib sepenuhnya ada di tangan kita. Kita memang tidak dapat memilih lingkungan kita, tapi kita harus selalu bisa memilih tindakan kita. Memang ada hal-hal di dunia ini yang berada diluar kekuasaan kita. Kita tidak bisa menentukan siapa orang tua kita, jenis kelamin kita, tempat kita dilahirkan, cara kita dibesarkan, bakat yang kita miliki dan sebagainya. Kebanyakan kitapun tak mempunyai kekuasaan untuk menentukan percaturan politik di dalam negeri ini. Tapi kita senantiasa bisa menentukan perilaku kita, kita bisa mengontrol apa yang akan kita lakukan. Kesadaran bahwa nasib ada di tangan kita sendiri akan memberikan dampak yang signifikan dalam hidup kita. Kita punya kemampuan menentukan apa yang akan kita perbuat. Kita punya kemampuan penuh untuk menentukan skenario hidup kita. Akan jadi apakah kita 10, 20, atau 30 tahun lagi. Benar, akan ada pengaruh dari luar. Tapi Anda hanya dipengaruhi dan bukan ditentukan!

       Sikap inilah yang disebut sebagai bertanggungjawab, responsibility, yang berasal dari kata response+ability, yaitu kemampuan untuk melakukan respon terhadap situasi apapun. Respon adalah hasil keputusan kita sendiri, bukan ditentukan oleh situasi yang kita hadapi. Kesadaran semacam itu akan membuka mata kita bahwa kita bisa menjadi apapun yang kita mau. Gunakan daya imajinasi Anda dan bayangkan diri Anda 10 tahun lagi. Ingin jadi apakah Anda? Dalami diri Anda dan kenalilah bakat-bakat dan potensi Anda yang terdalam. Bakat-bakat ini boleh jadi telah terkubur oleh situasi dan kondisi, padahal kalau dimunculkan Anda akan mengalami perubahan hidup yang dahsyat. Di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Kitalah yang sering “menggembok” diri kita dengan berbagai label yang diciptakan lingkungan maupun diri kita sendiri. Dengan melakukan hal tersebut Anda akan menemukan sesuatu yang menggairahkan. Dan siapa tahu, Andapun bisa terbang setinggi elang di angkasa.

Keputusan tegas yang dapat anda ambil untuk menentukan nasip anda sendiri untuk menjadi sukses:
a.       Hasrat
b.      Yakin
c.       Saran dari dan untuk diri sendiri
d.      Pengetahuan khusus
e.       Perencanaan yang tersusun rapi
f.       Keputusan
g.      Ketabahan
h.      Pikiran yang unggul atau kreatifitas



2.      Rahasia Kekuatan Tujuan atau Renacana-renacana yang Pasti
      
a.    Tujuan yang jelas dan pasti akan memberi arah yang jelas untuk langkah anda.
b.    Tujuan yang jelas akan memberi tenaga dan energi untuk melaksanakan apa yang ingi anda tuju.
c.    Tujuan yang anda inginkan berarti suatu hal yang anda sukai, maka anda akan lebih mudah mengerjakannya daripada sesuatu yang tidak anda sukai.
d.   Tujan yang benar-benar dihayati dan dikonsentrasikan bisa membuat anda langsung pada sasaran yang tepat.
e.    Tetapkan tujuan sesegera mungkin. Karna dengan demikian anda telah memberi keputusan sehingga anda telah berbuat efektif.
f. Gambar/visualisaikan tujuan anda secara jelas, karna denga gambaran yang jelas memperjelas pula tujuan anda.

3.      Fikiran Anda Bisa Mempengaruhi Kesuksesan Anda
      
       Fikiran bersifat negatif  berisi tentang gagasan-gagasan atara lain: bahwa anda tidak mampu, anda menyerah saja, hal itu terlau sulit bagi anda, jangan bersusah payah untuk melakukan usaha. Intinya sisi pikiran ini selalu melemahkan anda dengan unsur negatifnya dan selalu menyebabkan kegagalan kepada anda.

       Fikiran bersifat fositif  berisi tentang gagasan-gagasan antara lain: bahwa anda selalu mampu mengerjakan apa yang anda inginkan, sesuatu itu selalu mudah, berusahalah terus dan janganlah menyerah, hari-hari cerah selalu menanti anda. Intinya sisi pikiran ini selalu membuat anda kuat dan selalu bangkit serta bersemangat dengan unsur positifnya dan selalu membawa anda pada kesuksesan.

4.      Hilangkanlah Kebiasaan Menunda Aktivitas
      
       Menunda melakukan pekerjaan (prokrastinasi) merupakan salah satu kebiasaan yang tidak efektif. Menunda pekerjaan dapat menyebabkan terlambatnya penyelesaian, menumpuknya pekerjaan, terhambatnya pekerjaan lain, atau akibat kontraproduktif lainnya. Oleh karena itu jika anda masih sering dihinggapi kebiasaan menunda pekerjaan, anda harus berusaha membuang jauh kebiasaan tersebut

 Cara yang dapat kita lakukan untuk mulai meninggalkan kebiasaan menunda pekerjaan:
1.      Buat Rencana Kerja Secara tertulis

Salah satu penyebab seseorang sering menunda pekerjaan adalah karena lupa atau lalai  dalam membagi waktu untuk mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Buatlah rencana kerja dengan jadwal tertulis. Hal ini membantu mengingatkan anda mengenai tenggat waktu yang tersedia untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

2.       Mulailah Sekarang Juga

Jika anda sering malas untuk memulai sesuatu, maka gunakan prinsip “mulailah sekarang juga”. Mungkin anda membutuhkan persiapan serius untuk memulai sebuah pekerjaan, namun anda pasti bisa memulai dengan hal yang termudah misalnya dengan membuat jadwal, menulis kebutuhan, membaca referensi, dan lain sebagainya.




3.      Bangun Kebiasaan Disiplin

Cobalah membangun kebiasaan disiplin untuk mengatur aktivitas pribadi sesuai jadwal tertentu secara teratur mulai dari bangun tidur, waktu makan, jam berangkat, dan aktivitas lainnya. Jika anda membangun kebiasaan berdisiplin dalam aktivitas pribadi anda, anda juga akan lebih mudah untuk berdisiplin mengerjakan tugas secara tepat waktu.

4.      Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Jangan ragukan kemampuan diri anda sendiri. Jauhkan pikiran negatif bahwa anda tidak bisa melakukannya dengan baik. Tidak ada orang yang sempurna. Cobalah mengerjakan tugas anda dengan sebaik-baiknya, anda bisa memperbaikinya di lain kesempatan.

5.       Jangan Meremehkan

Jangan terlalu percaya diri bahwa anda bisa mengerjakan tugas anda di sisa waktu yang sedikit. Kalaupun memang tugas itu sudah biasa anda kerjakan, tidak ada jaminan bahwa anda tidak mengalami masalah saat mengerjakannya. Anda bahkan tidak bisa mengetik selembar surat jika komputer anda bermasalah.

6.      Pikirkan Hal-hal Tak Terduga

Pikirkan masalah tak terduga yang dapat menghambat penyelesaian pekerjaan anda misalnya terjadi kesalahan pada pekerjaan anda yang harus dikoreksi atau terjadi perubahan jadwal sehingga harus diselesaikan lebih awal.
7.      Pikirkan Manfaat Menyelesaikan Pekerjaan lebih Awal

Cobalah pikirkan manfaat dari menyelesaikan pekerjaan lebih awal. Beberapa manfaat dari menyelesaikan pekerjaan lebih awal misalnya mengurangi resiko menumpuknya pekerjaan, memiliki waktu untuk melakukan perbaikan kesalahan, mendapatkan waktu luang lebih awal, dan lain sebagainya.

8.       Berpikir Strategis

Cobalah berpikir strategis sehingga anda dapat mengantisipasi kesulitan karena kurangnya bahan, tidak ada yang membantu, tidak paham, dan lain sebagainya.

9.      Kerjakan Sedikit Tapi Sering

Jika memungkinkan, coba mengerjakan pekerjaan sedikit sedikit tetapi sering. Sebagian orang menyiasati melakukan pekerjaan yang sulit atau membosankan dengan cara mencicil sedikit demi sedikit tetapi sering.
5.      Pegang Prinsip Efesiensi dan Efektivitas

       Efektifitas : Pemanfaatan sumber yang benar-benar tepat guna, maksudnya: dengan sumber yang ada misalnya modal, bahan baku, dan sebagainya alat usaha anda, bisa anda gunakan secara tepat atau jelas kemanfaatannya dalam suatu usaha anda.

       Efeisiensi : - Dalam proses usaha tersebut memang benar-benar sesuatu bagi anda, baik bagi kemakmuran anda maupun bagi kemajuan usaha anda.
Pendukun efisiensi antara lain:
Ø  Kecakapan: kemampuan untuk melaksanakan suatu hal keterampilan, bakat, baik secara jasmani maupun rohani.
Ø  Kemahiran : mempunyai suatu sikap dan sifat khusus yang luar biasa.
Ø  Pengetahuan : mempunyai pengetahuan baik itu dari pengalaman maupun pendidikan khusus tentang usaha/suatu bisnis.
Ø  Pengalaman : pengalaman anda dapat membantu menjalankan usaha anda.
Ø  Bakat : kemampuan yang telah ada sejak lahir yang melekat pada diri anda sendiri.
Ø  Daya cipta : pandai mengeluarkan ide-ide, memecahkan masalah serta pandai dalam melaksanakan dan mewujudkan rencana-rencana usaha yang kedepannya.
Ø  Kepandaian : ketajaman berpikir untuk mengembangkan usaha-usaha anda untuk menjadi lebih besar dan menghasilkan.
Ø  Kekuatan : kemampuan mengembangkan diri, baik oleh diri sendiri, kekuasaan, bakat, kepandaian.
Ø  Keunggulan : mempunyai suatu kelebihan dalam bidang tertentu secara luar biasa dan sempurna.

6.      Disiplin dalam berbisnis

       Disiplin itu adalah suatu sikap di mana kita taat aturan dan tetap melakukan apapun yang sudah kita tentukan, meski suasana sedang tidak mendukung. Misalnya disiplin waktu, kita tetap datang ke sekolah pukul 7 pagi tepat, meski cuaca sedang hujan deras.


7.      Buatlah Target Waktu, Target Pendapatan, Target Pencapaian Tujuan Dalam Bisnis Anda

a.       Target  Waktu
Suatu batasan waktu yang telah ditetapkan untuk dicapai dalam bisnis anda karna dalam hal ini target waktu, maka berarti suatu batas yang harus dicapai dalam waktu tertentu.
b.      Target  Pendapatan
Untuk membuat target pendapatan maka harus menentukandan  membuat harga produk anda yang sesuai dengan keterjangkauan daya beli masyarakat. Contihnya : kita memiliki target  satu juta perhari atau pun lebih.
c.       Target pencapaian tujuan
Misalnya kita memiliki target untuk memperluas atau memperbesar jaringan usaha anda dengan cara membuka cabang baru.
          Beranilah mengeluarkan ide, jangan berperasangkan bahwa ide yang anda pikirkan tidak akan ada hrganya dan tidak bisa berkembang. Yankinlah bhawa ide anda kan bermanfaat bagi anda dan juga orang lain sekitar anda, ide-ide kecil yang anda kemukakan mungkin akan berkembang menjadi besar.
Anda bisa menemukan ide selama anda:
1.  Gigih, kreatif
2.  Berpandangan pada lingkungan sekitar
3.  Perbanyak sahabat
4.  Sering mencari referensi baru

8.      Jika modal anda kecil
Mungkin anda berpikir bahwa modal yang paling awal adalah uang. Anggapan semacam ini, hendaklah anda buang jauh-jauh jika anda ingin melajutkan rancangan bisnis atau usaha anda ingin tetap dilanjutkan meskipun modal anda kecil. 
Karena, apakah anda sudah menyadarinya bahwasanya “uang yang anda harapkan berada di genggaman anda, sebelumnya seharusny anda bergerak untuk meraihnya!” jadi gerakan untuk meraih inilah yang sebaiknya anda lakukan dan fikirlah bukan ada atau tidaknya uang yang ada di genggaman anda. Dengan demikian sudah jelas bahwa modal awal anda adalah diri anda sendiri.


9.      Studi Kelayakan
       Dengan studi kelayakan ini, memungkinkan Anda untuk menghindari atau menanggulangi risiko-risiko bisnis yang mungin terjadi di masa mendatang. Selain itu, Anda juga dapat melihat dari sisi prospek bisnis dan kompetitor apakah bisnis yang akan dilakukan tersebut layak atau tidak.  Apakah secara sistem manajemen, baik keuangan, SDM, dan manajemen pemasaran sudah siap atau belum. Apalagi, dalam berinvestasi tidak hanya melibatkan sejumlah uang saja, tapi juga memerlukan sumber daya lain seperti SDM (sumber daya manusia), SDA (sumber daya alam), begitu juga dengan sarana dan prasarana lainnya.
Beberapa alasan mengapa studi kelayakan atau feasibility study harus dilakukan oleh calon investor adalah:
  1. Memberikan arah yang jelas terhadap rencana investasi.
  2. Memberikan gambaran mengenai kelayakan bisnis tersebut untuk dijalankan.
  3. Identifikasi awal terhadap risiko yang mungkin terjadi.
  4. Menyediakan informasi yang akurat sesuai dengan kondisi lapangan, yang berguna untuk mengambil keputusan.
  5. Sebagai penarik investor.

Tahap-tahapan dalam mengadakan studi kelayakan:
1.      Mempelajari berbagai hal yang menyangkut dengan usaha yang direncanakan dan masalah yang akan di teliti.
2.      Menyusun rencana studi kelayakan secara terinci dan berurutan.
3.      Mengumpulkan data dan impormasi dari lapangan atau instansi yang berhubungan dengan usaha yang direncanalkan.
4.      Membuat kesimpulan
5.      Menganalisis informasi yang diperoleh kemudian menuagkannya dalam bentuk lapangan tertulis.
Aspek-aspek yang harus diteliti atau diperhatikan yang akan menjalankan sebuah usaha :
a.       Aspek pasar
b.      Aspek teknis dan teknilogis
c.       Aspek manajemen operasional
d.      Aspek ekonomi dan keuangan
e.       Aspek yuridois

                                   





BAB III
PENUTUP

             Demikian makalah yang kami buat, semoga dapat memberi pengetahuan dan wawasan yang bermanfaat bagi para pembaca yang ingin menjalankan suatu usah atau bisnis.
A.    Kesimpulan
Jika anda ingin memulai usaha jangan takut atau ragu untuk memulai sebuah usaha walaupun memiliki modal yang kecil, karna modal awal anda adalah diri anda sendiri bukan dari seberapa uang yang berada di genggaman anda.  Meskipun modal anda besar tetapi jika kepercayaan diri anda kurang untuk memulainya,  maka usaha yang anda rencanakan tidak akan bisa jalan.

B.     Saran
Sebagai individu yang berpikiran sehat dan ingin maju dalam menjalankan sebuah usaha haruslah berani menantang kesulitan tanpa rasa takut dan penuh keyakinan bahwa kita pasti bisa menjalankan usaha yang sudah direncanakan.






 Jika anda ingin lebih banyak silahkan Klik disini dan Disini ...!!!!



SEKIAN 
SEMOGA DAPAT MEMBANTU






Komentar